Ozzy Osbourne, Vokalis Legendaris Black Sabbath Tutup Usia, Sempat Alami Sakit Parkinson

Ozzy Osbourne, Vokalis Legendaris Black Sabbath Tutup Usia, Sempat Alami Sakit Parkinson

JAKARTA – Ozzy Osbourne vokalis legendaris band heavy metal era 1970-an Black Sabbath meninggal dunia pada Rabu (23/7/2025) waktu Inggris.

Black Sabbath adalah band rock legendaris asal Birmingham, Inggris, yang dianggap sebagai pelopor genre heavy metal.

Ozzy Osbourne adalah salah satu pembentuk band Black Sabbath.



Ozzy Osbourne meninggal dunia di usia 76 setelah mengalami sakit parkinson yang diderita sejak 2019 silam.

“Dengan lebih banyak kesedihan daripada kata-kata belaka yang dapat menyampaikan bahwa kita harus melaporkan bahwa kekasih kita Ozzy osbourne Pagi ini telah berlalu,” kata keluarga seperti diberitakan The Independent, dikutip Tribunnews.com, Rabu (23/7/2025).

“Dia bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta. Kami meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga kami saat ini,” lanjut pernyataan dari keluarga Ozzy Osbourne.

Kemudian dalam akun Instagram resmi Black Sabbath, mereka mengunggah foto sang vokalis dalam konser terakhir kalinya.


“Ozzy forever,” tulis keterangan foto tersebut.

Sakit Parkinson

Sebagai informasi, Ozzy mengalami sakit parkinson yang diderita sejak 2019 silam. 

Gangguan neuropati yang telah ia lawan sejak tahun 2019 itu kemudian memburuk dan membuatnya kesulitan berjalan.


Parkinson adalah penyakit neurodegeneratif yang memengaruhi sistem saraf dan gerakan tubuh.

Akibatnya ia sulit untuk berjalan dan harus menggunakan alat bantu.


Terakhir dalam konser Back to the Beginning, Ozzy sudah menggunakan bangku dalam aksi panggungnya. 

Konser tersebut bahkan menjadi pengumuman bagi Black Sabbath menutup perjalanan karir mereka di industri musik yang berlangsung di Villa Park Stadium, Birmingham, Inggris pada Sabtu, 5 Juli 2025.
Konser reuni itu menandakan Ozzy Osbourne dan kawan-kawan pensiun dari panggung musik dunia. Dikutip dari Tribunnews.com