Pascabencana Sumatra, Menteri PPPA Dorong Pemulihan Ekonomi Perempuan

Pascabencana Sumatra, Menteri PPPA Dorong Pemulihan Ekonomi Perempuan

Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan penguatan ekonomi perempuan kepala keluarga menjadi fokus utama penanganan pascabencana, khususnya bagi mereka yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra.

“Fokus kami adalah penguatan ekonomi perempuan-perempuan kepala keluarga yang terdampak bencana,” ujar Arifah Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk mendukung pemulihan pascabencana, tidak hanya melalui bantuan materi, tetapi juga pendampingan dan informasi.

Selain penguatan ekonomi, Kementerian PPPA mendorong ketangguhan keluarga terhadap bencana. Arifah menjelaskan bahwa perempuan memiliki risiko 14 kali lebih besar menjadi korban bencana, salah satunya karena kurangnya keterampilan penyelamatan diri. Program penguatan kapasitas perempuan akan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pelatihan menyelamatkan diri saat bencana terjadi.

Kepala BNPB, Suharyanto, menambahkan mitigasi bencana penting untuk mengurangi risiko dan dampak bencana, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Langkah ini mencakup pemahaman risiko, pengenalan ancaman, dan kesiapan menghadapi kondisi darurat, termasuk menghindari hoaks terkait bencana. Dikutip dari RRI.co.id