Pemerintah Pastikan Program Paket Ekonomi Berlanjut di Tahun 2026

Pemerintah Pastikan Program Paket Ekonomi Berlanjut di Tahun 2026

Jakarta – Pemerintah memastikan keberlanjutan Program Paket Ekonomi pada tahun 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan bahwa sejumlah program utama akan diperluas, termasuk insentif pajak penghasilan final bagi UMKM hingga tahun 2029 serta pajak ditanggung pemerintah untuk sektor perumahan dan pariwisata. Selain itu, program diskon iuran jaminan kecelakaan kerja dan kematian bagi pekerja mandiri seperti pengemudi ojek daring juga akan terus dilanjutkan.

Sepanjang tahun sebelumnya, paket kebijakan ini telah mencatatkan capaian besar dalam penyerapan tenaga kerja dan perlindungan sosial. Program magang nasional bagi lulusan perguruan tinggi berhasil melampaui target dengan jumlah peserta lebih dari seratus ribu orang. Pemerintah juga sukses menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada belasan juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Di sektor infrastruktur, program padat karya tunai turut memberikan kontribusi nyata dalam menyerap tenaga kerja di berbagai daerah melalui proyek kementerian terkait.

Untuk mendukung sumber ekonomi baru, pemerintah kini tengah mematangkan platform digital bagi pekerja gig economy dan pengembangan industri semikonduktor. Fokus pengembangan ini dimulai dengan menjadikan Jakarta sebagai prototipe sebelum diimplementasikan di lima belas kota lainnya di seluruh Indonesia. Melalui keberlanjutan paket ekonomi ini, pemerintah berharap dapat mempercepat investasi, mempermudah akses kepemilikan rumah bagi pekerja menengah ke bawah, serta menjaga stabilitas kesejahteraan rakyat sepanjang tahun 2026. Dikutip dari Antaranews.com