Petani Beralih ke Mesin Panen, Biaya Produksi Makin Efisien

Petani Beralih ke Mesin Panen, Biaya Produksi Makin Efisien

Jakarta – Penggunaan mesin pertanian modern mulai mengubah pola kerja petani, terutama dalam proses panen padi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini beralih ke combine harvester. Peralihan ini terjadi di berbagai daerah dengan lahan pertanian luas, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan kualitas hasil panen.

Direktur PT Corin Mulia Gemilang, Hari Prabowo, mengatakan meski awalnya ada resistensi dari petani karena dianggap akan menggantikan tenaga kerja, persepsi tersebut kini berubah. Petani mulai menyadari manfaat penggunaan mesin, termasuk hasil panen yang lebih bersih dan kualitas gabah yang lebih baik, sehingga harga jual di tingkat pembeli menjadi lebih kompetitif.

Selain meningkatkan kualitas hasil panen, mesin pertanian juga berkontribusi pada efisiensi biaya produksi. Menurut Hari, penggunaan combine harvester dapat menurunkan biaya produksi petani sekitar 10 hingga 12 persen sekaligus meningkatkan produktivitas.

Adopsi mesin pertanian tidak selalu melalui pembelian langsung. Sebagian petani memanfaatkan skema Kredit Usaha Rakyat, bantuan pemerintah, atau sistem sewa. Praktik ini juga menciptakan peluang usaha baru di desa, terutama bagi mereka yang menyediakan jasa penyewaan mesin pertanian.

Perubahan perilaku petani ini menunjukkan meningkatnya penerimaan terhadap teknologi pertanian modern. Mesin pertanian kini dipandang sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi kerja dan pendapatan. PT Corin Mulia Gemilang juga memberikan pendampingan kepada petani mulai dari pengoperasian hingga perawatan mesin agar performa tetap optimal dan umur pakai lebih panjang.

Transformasi ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi di sektor pertanian tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di tingkat lokal. Dikutip dari Antaranews.com