Jakarta – Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan kekecewaannya setelah Macan Kemayoran kembali gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Dalam laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa malam, Persija ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC. Meskipun sempat unggul dua kali melalui gol Gustavo Almeida dan Fabio Calonego, kemenangan Persija sirna di detik-detik akhir pertandingan setelah Ikhsan Zikrak mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+4.
Hasil imbang ini menjadi catatan minor keempat bagi Persija yang gagal meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri musim ini. Rizky Ridho menyoroti hilangnya konsentrasi dan kesalahan individu sebagai penyebab utama timnya gagal menjaga clean sheet serta keunggulan skor. Menurutnya, fokus dan disiplin dalam menjalankan instruksi pelatih menjadi kunci yang harus segera diperbaiki. Kegagalan ini juga membuat Persija melewatkan momentum emas untuk menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen, meskipun sang rival juga baru saja kehilangan poin di Surabaya.
Menghadapi 10 pertandingan tersisa, bek Timnas Indonesia dengan 47 caps ini menegaskan bahwa peluang juara Persija masih terbuka lebar. Ridho mengibaratkan sisa laga musim ini sebagai partai final yang wajib dimenangkan tanpa ada celah untuk lengah. Persija kini menempati peringkat kedua dengan raihan 51 poin, tertinggal tiga angka dari Persib Bandung. Ujian berikutnya bagi skuad asuhan Mauricio Souza adalah laga kandang kontra Dewa United pada 15 Maret mendatang, yang sekaligus menjadi laga penutup sebelum kompetisi memasuki jeda libur Idulfitri. Dikutip dari Antaranews.com
