Nilai tukar rupiah bergerak melemah tipis terhadap dolar AS pada perdagangan hari Jumat (28/11/2025) hingga jeda siang. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah turun 0,17 persen atau 29 poin menjadi Rp16.666 per dolar AS, setelah sempat menguat sehari sebelumnya.
Analis Pasar Uang, Lukman Leong, memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak datar dengan kecenderungan menguat terbatas, yaitu di kisaran Rp16.600-Rp16.700 per dolar AS. Konsolidasi ini disebabkan oleh minimnya rilis data ekonomi penting dan adanya libur Thanksgiving di Amerika Serikat.
Sentimen positif yang menjadi harapan penguatan Rupiah datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember 2025. Hasil survei CME FedWatch Tool menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga The Fed mencapai 85 persen, didukung oleh pernyataan beberapa pejabat The Fed.
Namun, pelemahan Rupiah juga dipicu oleh aliran modal asing keluar di pasar saham pada hari sebelumnya. BNI Sekuritas mencatat investor asing melakukan jual bersih (net sell) saham sebesar Rp884 miliar. Dikutip dari RRI.co.id
