Jakarta – PT SiCepat Ekspres Indonesia resmi memulai fase transformasi bisnis besar-besaran dengan memperluas jangkauan ke segmen business to business (B2B) serta layanan pengiriman internasional. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ekosistem logistik nasional sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global. CEO SiCepat Ekspres, Barry Lim, menyatakan bahwa transformasi ini difokuskan pada penguatan fundamental perusahaan agar lebih adaptif dan berkelanjutan dalam menjawab kebutuhan distribusi skala besar di sektor manufaktur, FMCG, hingga rantai ritel yang memerlukan kustomisasi logistik rantai pasok.
Selain penetrasi ke pasar internasional yang ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal kedua tahun 2026, SiCepat juga melakukan optimalisasi pada saluran ritel daring dan luring. Melalui platform SiCepat Apps dan SiCepat Dashboard, perusahaan terus mempermudah pengiriman segmen C2C dan B2C. Ekspansi jaringan ritel luring melalui mitra penjualan juga diproyeksikan mencakup seluruh wilayah Indonesia pada periode yang sama. Dengan arah strategi baru ini, SiCepat optimis dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 25 persen tahun ini, meningkat dari capaian tahun lalu yang tumbuh sebesar 16 persen.
Bersamaan dengan ekspansi bisnis, SiCepat Ekspres memperkenalkan jajaran manajemen baru yang dipimpin oleh Barry Lim sebagai CEO untuk mengawal masa transformasi ini. Struktur kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa inovasi teknologi dan efisiensi finansial yang lebih baik bagi perseroan. Di sisi sosial, perusahaan tetap berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial (CSR), salah satunya melalui program donasi masjid di 12 titik operasional menyambut Ramadhan tahun ini, membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis selaras dengan kontribusi positif bagi masyarakat. Dikutip dari Antaranews.com
