Denpasar – Dalam upaya nyata mewujudkan komitmen “Bakti BUMN untuk Negeri,” PT Jasa Raharja Wilayah Bali dan Perum Bulog Kantor Wilayah Bali menggelar pertemuan koordinasi strategis guna memperkuat pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kamis (05/03/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Wilayah Bulog Bali ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dalam memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Provinsi Bali. Dalam koordinasi tersebut, PT Jasa Raharja Wilayah Bali diwakili oleh Wahyu Dwi Astowo, Kepala Sub Bagian Keuangan, Akuntansi & TJSL. Sementara itu, pihak Perum Bulog Wilayah Bali diwakili oleh Lukito Prima Aidin, selaku Asisten Manager Humas.
Fokus utama diskusi ini adalah menjajaki potensi integrasi program TJSL yang dapat menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari peningkatan ketahanan pangan hingga pemberdayaan ekonomi lokal yang selaras dengan nilai-nilai keberlanjutan.
Wahyu Dwi Astowo menyampaikan bahwa kolaborasi antar-BUMN merupakan kunci efektivitas program bantuan masyarakat. “Sinergi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah konkret Jasa Raharja untuk memastikan program TJSL kami tepat sasaran. Dengan menggandeng Bulog, kami berharap manfaat yang dirasakan masyarakat Bali bisa lebih luas dan terintegrasi,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Lukito Prima Aidin menyambut baik inisiasi kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa Bulog sangat terbuka untuk bekerja sama dengan sesama BUMN dalam mengimplementasikan program-program yang mendukung kesejahteraan sosial di Bali.
Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berharap dapat menciptakan program-program inovatif yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi mampu mendorong kemandirian masyarakat. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN agar seluruh perusahaan negara memberikan kontribusi yang nyata dan berkelanjutan bagi pembangunan nasional.
