Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi mengumumkan lelang delapan wilayah kerja minyak dan gas bumi terbaru sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi nasional. Dari delapan blok yang ditawarkan, dua di antaranya berlokasi di wilayah timur Indonesia, yaitu Blok Akimeugah satu dan Akimeugah dua yang terletak di Papua Selatan dan Papua Pegunungan. Pemerintah berharap melalui kegiatan eksplorasi di wilayah-wilayah ini, cadangan migas baru dapat segera ditemukan untuk mendukung kebutuhan energi masa depan.
Proses lelang ini terbagi menjadi dua mekanisme, yakni penawaran langsung dan lelang reguler. Wilayah kerja yang ditawarkan melalui penawaran langsung meliputi Blok Nawasena di Jawa Timur, Mabelo di Sulawesi Tenggara, serta Tapah di wilayah Jambi dan Sumatera Selatan. Sementara itu, kategori lelang reguler mencakup Blok Tuah Tanah, Arwana tiga, Rangkas, serta kedua blok di Papua. Akses dokumen partisipasi telah dibuka mulai 22 Desember 2025 dengan batas waktu penyerahan dokumen yang berbeda untuk masing-masing jalur lelang hingga tahun 2026.
Sebagai daya tarik bagi investor, pemerintah telah melakukan pembenahan regulasi hulu migas dengan memberikan berbagai insentif. Kemudahan yang ditawarkan meliputi peningkatan porsi bagi hasil, fleksibilitas dalam memilih skema kontrak antara cost recovery atau gross split, hingga akses data yang lebih mudah melalui sistem keanggotaan digital. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat iklim investasi hulu migas di Indonesia. Dikutip dari Antaranews.com
