Jakarta – TNI Angkatan Darat (TNI AD) menjalankan metode “smart approach” untuk pengamanan Papua melalui dua langkah khusus. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Kolonel (Inf) Donny Pramono, menjelaskan kedua langkah tersebut adalah penanganan keamanan secara proporsional dan kegiatan teritorial yang bersifat membangun serta humanis.
Dalam aspek keamanan, TNI AD menurunkan pasukan untuk operasi militer selain perang (OMSP), termasuk Satgas Pamtas RI–PNG, pengamanan objek vital nasional, pulau terluar berpenduduk, dan pengamanan VVIP.
Langkah kedua melibatkan pembinaan teritorial melalui program kerakyatan seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pembangunan titik air, serta pembukaan lahan tani yang dikelola masyarakat. Pendekatan ini bertujuan membangun kepercayaan, membuka akses layanan dasar, dan mendorong stabilitas jangka panjang.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya menekankan bahwa metode smart approach menggabungkan soft approach, pendekatan teritorial, dan hard approach berupa operasi taktis, sehingga masyarakat merasakan kehadiran TNI AD sebagai representasi pemerintah yang membantu rakyat Papua.
Donny menegaskan kedua langkah ini akan terus berlangsung demi terciptanya situasi aman dan kondusif di Papua. Dikutip dari Antaranews.com
