JAKARTA – Suasana santai saat jam makan siang di kantor PT Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, berubah mencekam ketika api tiba-tiba membakar lantai dasar gedung yang digunakan sebagai gudang. Kepulan asap tebal menyebar ke seluruh gedung dan menewaskan 22 orang karena kekurangan oksigen, bukan terbakar langsung. Beberapa karyawan berhasil menyelamatkan diri. Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan tim damkar sekitar pukul 14.10 WIB.
Kebakaran bermula dari baterai drone yang terbakar di lantai satu. Api sempat dipadamkan karyawan, tetapi sudah menyebar ke seluruh gedung. Saat kejadian, banyak karyawan sedang istirahat di lantai 2 hingga 6, dan beberapa naik ke rooftop untuk menyelamatkan diri.
Korban meninggal terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan, termasuk seorang ibu hamil tujuh bulan. Sebagian besar korban ditemukan di lantai 3, 4, dan 5. Dua petugas damkar mengalami luka ringan, sementara Kapolsek Kemayoran mengalami luka berat.
Polisi akan memeriksa pemilik gedung dan penanggung jawab PT Terra Drone untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana. Beberapa karyawan dan HRD perusahaan telah diperiksa.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti gedung yang tidak memiliki jalur evakuasi dan perlengkapan pemadam kebakaran. Ia menekankan pentingnya keselamatan di setiap gedung usaha, karena insiden ini mencerminkan ketidaksiapan terhadap risiko kebakaran. Dikutip dari Kompas.com
