Jakarta – Harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia terpantau stabil memasuki pekan kedua Maret 2026. Berdasarkan pantauan di SPBU Pertamina, Shell, bp, hingga Vivo, belum ada penyesuaian harga meskipun situasi geopolitik global tengah memanas akibat pecahnya konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Stabilitas harga ini menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah kekhawatiran akan dampak lonjakan harga minyak mentah dunia terhadap sektor transportasi domestik.
Pertamina melalui laman resminya mengonfirmasi bahwa harga untuk kategori Pertamax Series dan Pertamina Dex Series masih tetap sama sejak awal bulan. Langkah serupa juga diambil oleh penyedia BBM swasta seperti Shell, bp, dan Vivo yang memilih untuk mempertahankan harga jual mereka. Meski di beberapa titik SPBU Shell dilaporkan mengalami kendala ketersediaan stok, nilai jual produk mereka tetap konsisten dengan penyesuaian terakhir yang dilakukan pada awal Maret 2026.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dalam melakukan pengisian bahan bakar mengingat ketersediaan stok di mayoritas SPBU masih terjaga. Hingga saat ini, pemerintah dan para pelaku industri ritel migas masih terus memantau pergerakan harga minyak dunia untuk menentukan langkah kebijakan energi di masa mendatang.
Berikut adalah rincian harga per liter untuk masing-masing penyedia layanan SPBU:
SPBU Pertamina
Pertalite: Rp10.000
Solar Subsidi: Rp6.800
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax Green: Rp12.900
Dexlite: Rp14.200
Pertamina Dex: Rp14.500
SPBU Shell
Shell Super: Rp12.390
V-Power Diesel: Rp14.620
SPBU bp-AKR
BP 92: Rp12.390
BP Ultimate: Rp12.930
BP Ultimate Diesel: Rp14.620
SPBU Vivo
Revvo 92: Rp12.390
Revvo 95: Rp12.930
Diesel Primus: Rp14.610
Dikutip dari Antaranews.com
