Sebuah restoran milik seorang influencer tengah menjadi pusat perdebatan di media sosial karena menerapkan kebijakan yang melarang pengunjung membawa botol minum pribadi atau tumbler ke dalam area makan. Kebijakan ini terungkap setelah foto tempat penitipan tumbler di restoran tersebut viral di platform X. Aturan ini memicu beragam reaksi karena dianggap bertentangan dengan kebiasaan masyarakat saat ini yang gemar membawa botol minum sendiri demi kesehatan dan upaya mengurangi sampah plastik.
Pihak yang mengkritik kebijakan tersebut menilai bahwa aturan ini terlalu berlebihan dan hanya bertujuan agar pelanggan terpaksa membeli minuman di restoran dengan harga yang lebih mahal. Padahal, banyak orang memilih membawa botol sendiri untuk memastikan konsumsi air putih tetap terjaga dan menghindari minuman manis yang biasanya mendominasi menu restoran. Sebaliknya, ada pula yang membela pemilik usaha dengan alasan bahwa keuntungan dari penjualan minuman sangat penting untuk keberlangsungan bisnis kuliner tersebut.
Sebagai jalan tengah, banyak warganet menyarankan agar pihak restoran menerapkan sistem biaya isi ulang bagi mereka yang membawa botol sendiri daripada melarangnya sama sekali. Selain itu, pemilik usaha diharapkan bisa lebih adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen yang kini lebih peduli pada lingkungan. Perdebatan ini mencerminkan tantangan bagi pengusaha dalam menyeimbangkan antara mengejar target pendapatan dan memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin sadar akan gaya hidup sehat. Dikutip dari Okezone.com
