Wakil Menteri Luar Negeri Libya, Emhemed Saeed Ali Zidan, optimistis kunjungannya ke Indonesia akan menghidupkan kembali kerja sama bilateral antara kedua negara. Ia mengatakan hubungan diplomatik Libya dan Indonesia sudah lama terjalin dan perlu komunikasi yang berkelanjutan.
Zidan menyampaikan Komite Bersama Indonesia-Libya yang dibentuk Oktober lalu sedang menyusun sejumlah perjanjian, termasuk pelatihan anggota korps diplomatik, peningkatan interaksi bisnis, dan koordinasi di forum internasional. Ia juga menyoroti banyaknya mahasiswa Indonesia belajar di Libya dan mempertimbangkan penguatan kerja sama fasilitas visa.
Kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan Wamenlu RI Anis Matta ke Libya pada Oktober 2025. Selama berada di Indonesia, Zidan akan mengikuti Sidang Komisi Bersama bersama delegasi kedua negara.
Duta Besar Libya untuk Indonesia, Zakarya M. M. El Moghrabi, menyatakan kesiapan memperluas kerja sama di perdagangan, investasi, pendidikan, kesehatan, dan energi. Ia berharap kunjungan Wamenlu Libya menjadi awal penguatan hubungan ekonomi dan investasi kedua negara. Dikutip dari Antaranews.com
