Warga Rampa Senang Terima Bantuan Setelah Terisolasi

Warga Rampa Senang Terima Bantuan Setelah Terisolasi

Tapanuli Tengah – Bantuan terus berdatangan ke Desa Rampa, Kabupaten Tapanuli Tengah, setelah akses jalan menuju desa dapat dilintasi kendaraan. Desa ini sempat terisolasi hampir dua pekan akibat banjir bandang dan longsor pada 25 November 2025.

Arjuna, warga Dusun II Desa Rampa, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima berupa beras, mie instan, dan gula. Selama terisolasi, warga harus berjalan kaki sejauh 12 kilometer pulang-pergi menuju Kota Sibolga untuk mencari bantuan, melewati jalan berlumpur dan curam, serta membawa kayu sebagai penyanggah agar tidak terjeblos ke lumpur.

Saat ini, hanya Dusun II yang masih terisolasi. Arjuna berharap jalan bisa dilalui kendaraan agar warga lebih mudah membeli sembako. Yayasan Aksi Peduli Kristian menyalurkan bantuan untuk 92 kepala keluarga, termasuk susu formula, beras, mie instan, dan ikan asin, serta berencana membawa lima ton bantuan ke Kota Sibolga.

Kedatangan bantuan ini menjadi angin segar bagi warga Desa Rampa setelah terisolasi akibat bencana alam. Dikutip dari RRI.co.id