Sungai Meluap, 532 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Asahan Sumut

Sungai Meluap, 532 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Asahan Sumut

Medan – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara melaporkan sebanyak 532 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Asahan akibat meluapnya Sungai Hianga pada Rabu (13/5/2026). Bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai melimpah hingga merendam pemukiman warga di dua kecamatan utama. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Tinggi Raja, khususnya di Dusun X Desa Terusan Tengah, serta Kecamatan Sei Dadap yang mencakup Dusun 3 dan 5 di Desa Perkebunan Sei Dadap.

Kecamatan Tinggi Raja menjadi wilayah dengan dampak paling parah, di mana tercatat 500 jiwa dari 120 Kepala Keluarga (KK) mengalami dampak langsung dengan sekitar 100 unit rumah terendam air. Sementara itu, di Kecamatan Sei Dadap, terdapat 32 jiwa dari 10 KK yang terdampak dengan 20 unit rumah terendam. Selain hunian warga, banjir juga dilaporkan merendam satu unit tempat ibadah dan satu fasilitas kesehatan, yakni puskesmas, sehingga mengganggu aktivitas pelayanan publik di wilayah setempat.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyatakan bahwa hingga saat ini laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa dinyatakan nihil. Tim BPBD bersama jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan koordinasi intensif di lapangan guna melakukan penanganan darurat dan pendataan lebih lanjut. Meskipun kondisi terkini masih dalam penanganan petugas, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif di wilayah Sumatera Utara. Dikutip dari Antaranews.com