Investasi Danantara di Pasar Saham RI Raup Yield Dividen hingga 11%

Investasi Danantara di Pasar Saham RI Raup Yield Dividen hingga 11%

JAKARTA – Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa investasi di pasar saham Indonesia merupakan instrumen jangka panjang yang memiliki prospek sangat menarik. Saat melakukan kunjungan ke Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama jajaran pejabat Danantara dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada Selasa (19/05), Rosan menyoroti emiten-emiten besar milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki fundamental kuat. Secara khusus, ia mencontohkan saham sektor Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta sektor mineral mampu memberikan yield dividen yang cukup tinggi dan menguntungkan bagi investor, yaitu mencapai kisaran 10 hingga 11 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Danantara juga memberikan apresiasi tinggi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI atas berbagai langkah afirmatif (affirmative action) yang terus dilakukan untuk memperkuat pasar modal Indonesia. Rosan meyakini perbaikan berkelanjutan ini akan meningkatkan transparansi, tata kelola yang baik (good governance), serta memperdalam pasar modal (deepen capital market). Berbagai reformasi dari otoritas pasar modal tersebut dinilai berada di jalur yang tepat dan diproyeksikan mampu mendongkrak kepercayaan investor domestik maupun asing untuk menanamkan modalnya di tanah air ke depan.

Di sisi lain, kondisi pasar saham RI pada penutupan perdagangan sesi I Selasa (19/05) terpantau mengalami tekanan, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 3,08 persen ke posisi 6.396,27 dan indeks LQ45 turun ke posisi 637,42 dengan nilai transaksi mencapai Rp15,13 triliun. Meski pasar sedang fluktuatif, Danantara menekankan bahwa secara fundamental maupun valuasi harga (pricing), saham-saham BUMN di bursa masih menawarkan potensi imbal hasil jangka menengah hingga panjang yang sangat menjanjikan. Dikutip dari Antaranews.com