Optimalkan Samsat Budiman, Jasa Raharja dan UPPD Wonogiri Perkuat Sinergi dengan BUMDes

Optimalkan Samsat Budiman, Jasa Raharja dan UPPD Wonogiri Perkuat Sinergi dengan BUMDes

WONOGIRI – Guna meningkatkan mutu pelayanan serta optimalisasi pendapatan daerah, Kepala Jasa Raharja Cabang Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, bersama Kepala Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kinerja program Samsat Budiman (Samsat Corporate), Selasa (19/5/2026).

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penguatan sinergi antarinstansi dalam mendorong kepatuhan masyarakat untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Jasa Raharja Cabang Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, menyampaikan pentingnya pelunasan SWDKLLJ bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa dana dari SWDKLLJ tersebut memiliki peran vital, yakni sebagai sumber dana utama negara untuk memberikan kepastian jaminan dan santunan bagi para korban kecelakaan lalu lintas jalan.

“SWDKLLJ ini adalah proteksi dasar. Melalui pembayaran komitmen ini, negara hadir memberikan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Kegiatan monev ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah sukses mendongkrak transaksi Samsat Budiman. Dalam sesi diskusi, dipaparkan berbagai strategi mulai dari pendekatan persuasif ke masyarakat hingga upaya ‘jemput bola’ yang terbukti efektif membangun kepercayaan warga desa terhadap kemudahan layanan Samsat.

Apresiasi tinggi turut diberikan oleh pihak Jasa Raharja atas capaian luar biasa BUMDes di wilayah Wonogiri. Berdasarkan data terbaru, saat ini tercatat ada 13 BUMDes yang berhasil membukukan total 968 transaksi. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan semangat kolaborasi dalam mendekatkan akses layanan publik hingga ke tingkat desa.

Kendati demikian, Arvian juga mendorong BUMDes yang serapan transaksinya masih minim untuk segera berbenah dan meningkatkan performa. Pihaknya meminta agar data potensi tunggakan pajak yang telah dibagikan ke masing-masing BUMDes dapat dimanfaatkan secara optimal. Data tersebut diharapkan menjadi basis langkah strategis untuk mengejar target penerimaan daerah.

Melalui evaluasi berkala ini, diharapkan sinergitas antara Tim Pembina Samsat, BUMDes, serta seluruh stakeholder dapat terus diperkuat. Dengan begitu, program Samsat Budiman kian dikenal luas oleh masyarakat sebagai solusi layanan yang mudah, cepat, sekaligus membawa manfaat nyata bagi pembangunan daerah.