Kalimantan Selatan – Tim Pembina Samsat Banjarmasin I melaksanakan Sosialisasi Kepatuhan dalam rangka optimalisasi pendapatan pajak daerah, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) di Halaman Kantor BNN Kota Banjarmasin, Kamis (21/05/2026). Kegiatan ini menyasar pengendara roda dua dan roda empat yang melintas sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.
Melalui kegiatan lapangan tersebut, masyarakat diberikan edukasi secara langsung mengenai kewajiban registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, sekaligus pentingnya pembayaran pajak kendaraan tepat waktu sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah dan keselamatan berlalu lintas. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan komunikatif agar informasi dapat diterima secara lebih efektif oleh pengguna jalan.
Penanggung Jawab Samsat Banjarmasin I, Satria Agus Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi langsung di titik mobilitas masyarakat menjadi salah satu strategi untuk memperluas pemahaman masyarakat terkait administrasi kendaraan bermotor. “Kami ingin masyarakat semakin memahami bahwa kepatuhan terhadap PKB, BBNKB, dan SWDKLLJ memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik, pembangunan daerah, serta terciptanya tertib administrasi kendaraan,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi, Tim Pembina Samsat Banjarmasin I juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor secara tepat dan berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung sistem administrasi kendaraan yang tertib sekaligus memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pemilik kendaraan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menegaskan bahwa PT Jasa Raharja terus mendukung kegiatan kolaboratif yang bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap administrasi kendaraan bermotor. “Sinergi antarinstansi menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib administrasi kendaraan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan serta perlindungan di jalan raya,” ungkapnya.
