JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Maybank Indonesia Tbk secara resmi menyetujui pembentukan perseroan sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional. Melalui keputusan ini, Maybank Indonesia akan mengambil alih saham PT Maybank Asset Management, PT Maybank Sekuritas Indonesia, dan PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia setelah mengantongi izin dari regulator terkait. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan guna menciptakan tata kelola bisnis yang lebih terintegrasi.
Presiden Komisaris Maybank Indonesia, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, mengungkapkan bahwa pembentukan PIKK ini merupakan tonggak sejarah penting untuk mendukung strategi ROAR30 Maybank Group di kawasan ASEAN. Dengan menyatukan ekosistem perbankan, wealth management, sekuritas, dan asuransi ke dalam satu sistem terpadu, perseroan berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang mulus (seamless) untuk nasabah individu maupun pelaku usaha. Senada dengan hal tersebut, Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menegaskan bahwa struktur baru ini akan memperkuat sinergi antarentitas grup demi mendorong inovasi dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan sesuai misi Humanising Financial Services.
Setelah proses pengambilalihan saham selesai, struktur Konglomerasi Keuangan Maybank akan dipimpin oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk sebagai induk, dengan anggota yang terdiri dari PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Maybank Asset Management, PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia, PT Maybank Indonesia Finance, dan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance). Untuk mendukung transformasi korporasi ini, pemegang saham juga telah menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Di samping agenda restrukturisasi tersebut, RUPSLB kali ini turut menyetujui pengunduran diri Effendi dari posisinya sebagai Direktur Manajemen Risiko Maybank Indonesia disertai apresiasi besar atas dedikasinya selama ini. Dikutip dari Antaranews.com
