Jakarta – Badan Pengkajian (BP) MPR RI berkolaborasi dengan jajaran pakar akademisi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan konstitusi dan masa depan demokrasi demi memperkuat kedaulatan rakyat. Ketua BP MPR Yasonna H. Laoly menjelaskan bahwa sinergi ini bertujuan menghimpun pandangan akademisi serta aspirasi masyarakat sebagai bahan awal penyelenggaraan Konferensi Konstitusi di masa mendatang. Momentum penguatan ketatanegaraan ini diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila” yang digelar di Bandung, Jawa Barat, pada Senin (13/7/2026).
Dalam diskusi tersebut, para pakar Unpad menyoroti berbagai tantangan krusial dalam sistem demokrasi kontemporer Indonesia. Guru Besar FISIP Unpad, Prof. Caroline Paskarina, menekankan pentingnya penerapan prinsip partisipasi bermakna (meaningful participation), di mana keterlibatan publik dalam pembentukan undang-undang tidak boleh sekadar menjadi formalitas pemilu belaka, melainkan harus dipertimbangkan secara substansial. Sementara itu, Ketua Prodi Pascasarjana Ilmu Politik FISIP Unpad, Ari Ganjar Herdiansah, menyoroti fenomena gerakan digital dan mobilisasi mahasiswa sebagai indikator belum optimalnya saluran formal penyampaian aspirasi masyarakat dalam menyuarakan isu-isu riil seperti lapangan kerja dan biaya pendidikan.
Di sisi lain, pakar Hukum Tata Negara Unpad, Bilal Dewansyah, mengkritisi kuatnya dominasi partai politik dan fraksi di parlemen yang kerap kali mengaburkan akuntabilitas anggota legislatif terhadap konstituennya. Untuk mengimbangi potensi pembajakan kebijakan oleh kelompok kepentingan tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga kebebasan akademik dan ruang kritik publik di lingkungan kampus sebagai kekuatan moral pengontrol kekuasaan. Melalui evaluasi kritis bersama para akademisi ini, BP MPR berkomitmen merumuskan formula terbaik guna memastikan kedaulatan rakyat tetap berada di pundak masyarakat dan berjalan sesuai amanat konstitusi. Dikutip dari Antaranews.com
