MAKASSAR – Sebagai upaya meningkatkan kelancaran, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas di wilayah Kecamatan Tamalanrea, Pemerintah Kota Makassar bersama para pemangku kepentingan menggelar Rapat Koordinasi Penataan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Angkutan Jalan di Kantor Kecamatan Tamalanrea, Senin (13/7). Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar, Polsek Tamalanrea, PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Sulawesi Selatan, PU Bina Marga, PD Parkir, PD Pasar, LPM Tamalanrea, serta para lurah se-Kecamatan Tamalanrea.
FGD membahas berbagai faktor penyebab kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Tamalanrea, di antaranya tingginya volume kendaraan pada Jalan Perintis Kemerdekaan, aktivitas keluar masuk kawasan pendidikan dan permukiman, parkir liar, aktivitas bongkar muat, hingga dampak banjir dan genangan yang memperlambat arus lalu lintas. Selain itu, peserta juga mengidentifikasi sejumlah titik rawan kemacetan yang menjadi prioritas penanganan bersama.
Melalui forum koordinasi tersebut, disepakati sejumlah langkah tindak lanjut, meliputi penempatan personel di titik rawan kemacetan, usulan pemasangan rambu larangan berhenti dan larangan parkir, peningkatan penerangan jalan, percepatan perbaikan infrastruktur jalan, rekayasa lalu lintas selama proses pengaspalan, serta pelaksanaan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi tingkat kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Kecamatan Tamalanrea.
Jasa Raharja Kanwil Sulawesi Selatan mendukung penuh penguatan sinergi lintas sektor dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan untuk menciptakan lalu lintas yang lebih lancar dan menekan risiko kecelakaan di wilayah Kota Makassar.
