Danantara Indonesia mengapresiasi transformasi digital yang dilakukan PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC). Apresiasi tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Inodonesia Dony Oskaria saat meninjau langsung pusat kendali operasional Jasa Marga tersebut yang terletak di Jatiasih, Bekasi, pada Selasa (21/07).
Melalui kunjungan tersebut, Dony melihat implementasi teknologi digital Jasa Marga yang menjadi tulang punggung pengelolaan operasional jalan tol secara terintegrasi. Dalam kunjungan tersebut, Dony menilai transformasi yang dilakukan Jasa Marga menunjukkan bagaimana pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus menjadi model pengelolaan jalan tol berbasis digital di Indonesia.
“Arahan Bapak Presiden sangat jelas, yaitu pelayanan publik harus semakin baik dari waktu ke waktu. Transformasi yang dilakukan Jasa Marga menunjukkan standar layanan yang patut diapresiasi. Ke depan, saya berharap capaian ini dapat menjadi benchmark bagi pengelola jalan tol lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dony.
Menurut Dony, transformasi digital Jasa Marga selaras dengan arah Danantara dalam mendorong value creation melalui service excellence, di mana inovasi teknologi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai pengguna layanan.
“Selama satu tahun terakhir kami melihat transformasi Jasa Marga berjalan dengan sangat baik. Transformasi digital seperti yang dikembangkan melalui Command Center ini layak menjadi percontohan dalam menghadirkan layanan publik yang semakin cepat, responsif, dan berorientasi pada pengalaman pengguna jalan,” tambah Dony.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa JMTC kini telah berevolusi menjadi pusat kendali operasional berbasis Intelligent Transportation System (ITS) yang mengintegrasikan berbagai sistem digital dalam satu ekosistem. Melalui transformasi ini, Jasa Marga mampu memantau kondisi lalu lintas secara real-time, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan kecepatan respons terhadap berbagai dinamika operasional di lapangan.
“Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi membangun ekosistem layanan yang mampu meningkatkan kecepatan respons petugas, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan bagi pengguna jalan,” ujar Rivan.
Sebagai The Eye of Toll Road, JMTC mengintegrasikan berbagai platform digital, mulai dari Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) sebagai peta operasional terintegrasi, Intelligent Tollroad Maintenance System (ITMS) untuk mendukung pemeliharaan jalan tol secara prediktif, hingga Intelligent Traffic Analysis (ITA) berbasis Artificial Intelligence (AI) yang menganalisis pola lalu lintas dan memberikan rekomendasi rekayasa lalu lintas secara cepat dan akurat.
Ekosistem tersebut juga diperkuat oleh Incident Management System (IMS) yang mempercepat koordinasi penanganan insiden, Early Warning System melalui Water Level Sensor (WLS) untuk mitigasi potensi banjir, serta layanan Call Center 133 yang siaga selama 24 jam. Seluruh sistem bekerja secara terintegrasi agar setiap informasi dapat diterima lebih cepat, keputusan operasional dapat diambil secara tepat, dan respons petugas di lapangan menjadi semakin efektif.
Sebagai market leader pengelola jalan tol di Indonesia, Rivan menegaskan bahwa transformasi digital akan terus menjadi fondasi pengembangan layanan Jasa Marga. Menurutnya, seluruh inovasi teknologi yang dikembangkan perusahaan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memastikan setiap pengguna jalan memperoleh pengalaman perjalanan yang semakin aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan.
“Pada akhirnya, keberhasilan transformasi digital tidak diukur dari seberapa canggih teknologi yang kami miliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Ketika informasi perjalanan semakin akurat, respons petugas semakin cepat, dan pengguna jalan dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman, di situlah teknologi benar-benar menciptakan nilai. Itu yang terus kami bangun di Jasa Marga,” tutup Rivan.
