Sleman – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta melaksanakan program SIGAP (Samsat Initiative for Growth Achievement Program). Pada Rabu, 29 Juli 2026, petugas melaksanakan kegiatan SIGAP ke PT Abimanyu Putra Pratama yang berlokasi di Padukuhan Janturan RT 02/RW 12, Kalurahan Tirtoadi, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jemput bola yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak badan usaha terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan koordinasi dan pembaruan data kendaraan yang masih dimiliki maupun yang telah dialihkan kepemilikannya. Data hasil pendataan selanjutnya akan diperbarui pada aplikasi Ceri Jasa Raharja guna memastikan akurasi informasi kendaraan serta mendukung efektivitas program pembinaan dan pengawasan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan sebagai bentuk tanggung jawab pemilik kendaraan sekaligus kontribusi dalam mendukung perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan.
Kegiatan SIGAP ini dihadiri oleh Trisno Supriyadi Fanggidae selaku Kasubbag SW dan Humas PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta, Dian Rahmasari dari bidang SW dan Humas, serta Kartino selaku staf PT Abimanyu Putra Pratama. Melalui dialog yang konstruktif, Jasa Raharja dan pihak perusahaan membahas pentingnya kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung optimalisasi penerimaan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil kunjungan yang telah dilaksanakan, ditemukan sebanyak empat kendaraan yang telah memasuki masa jatuh tempo dengan total outstanding SWDKLLJ sebesar Rp847.000. Data tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut melalui pendekatan CRM dan SIGAP guna mendorong penyelesaian kewajiban administrasi kendaraan secara tepat waktu. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran perusahaan terhadap pentingnya kepatuhan pembayaran kewajiban kendaraan bermotor.
Melalui kegiatan SIGAP ini, PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan para wajib pajak badan usaha dalam mewujudkan tertib administrasi kendaraan bermotor. Selain mendukung peningkatan collection rate, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu demi terciptanya perlindungan yang optimal bagi masyarakat pengguna jalan.
Trisno Supriyadi Fanggidae selaku Kasubbag SW dan Humas PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta menyampaikan bahwa kegiatan SIGAP ke PT Abimanyu Putra Pratama merupakan salah satu langkah proaktif Jasa Raharja dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak badan usaha terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Melalui kunjungan langsung ke perusahaan, Jasa Raharja dapat melakukan pembaruan data kendaraan secara akurat sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif dengan para pemilik kendaraan.
Menurut Trisno, validitas data kendaraan menjadi aspek penting dalam mendukung optimalisasi pelayanan dan peningkatan kepatuhan pembayaran PKB serta SWDKLLJ. Oleh karena itu, kegiatan SIGAP tidak hanya berfokus pada pendataan kendaraan yang masih dimiliki maupun yang telah berpindah kepemilikan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada perusahaan mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan.
Trisno Supriyadi Fanggidae juga mengapresiasi keterbukaan dan kerja sama yang diberikan oleh PT Abimanyu Putra Pratama selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Melalui pendekatan SIGAP dan CRM yang berkelanjutan, Jasa Raharja berkomitmen mendukung peningkatan collection rate, memperkuat tertib administrasi kendaraan, serta memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat melalui pengelolaan SWDKLLJ yang lebih baik.
