Sleman — PT Jasa Raharja melaksanakan kegiatan PPKL (Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas) di SMPN 2 Mlati, Sleman, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Jasa Raharja untuk meningkatkan peran tenaga pendidik dalam menanamkan kesadaran dan budaya keselamatan berlalu lintas kepada pelajar sejak usia sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas, tertib berkendara, penggunaan helm berstandar SNI, serta etika ketika berada di jalan. Para pendidik juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memberikan contoh perilaku berkendara yang aman agar nilai-nilai keselamatan dapat diterapkan dan ditularkan kepada peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PPKL diikuti oleh Septian Gunawan selaku Kasubag Pelayanan Jasa Raharja, Rosalyna Setia Wardhani selaku Kepala Seksi Keselamatan Transportasi Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, serta Didik Saifurakhman selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Mlati. Sinergi tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara Jasa Raharja, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang peduli terhadap keselamatan lalu lintas.
Melalui program PPKL, Jasa Raharja mendorong tenaga pendidik untuk tidak hanya menyampaikan pengetahuan mengenai keselamatan, tetapi juga menjadi role model bagi para pelajar. Keteladanan dalam menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga etika berkendara, dan mengutamakan keselamatan diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif sejak dini.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat respons positif dari pihak SMPN 2 Mlati. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat diterapkan oleh para pendidik sekaligus diteruskan kepada siswa sehingga kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas dapat semakin tumbuh di lingkungan sekolah.
Jasa Raharja terus mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan penguatan peran pendidik sebagai agen edukasi dan teladan keselamatan, diharapkan tercipta generasi pelajar yang semakin tertib, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan di jalan.
Septian Gunawan selaku Kasubag Pelayanan Jasa Raharja menyampaikan bahwa kegiatan PPKL di SMPN 2 Mlati merupakan salah satu upaya untuk memperkuat peran tenaga pendidik dalam menanamkan budaya keselamatan lalu lintas kepada pelajar. “Guru memiliki posisi yang strategis karena berinteraksi langsung dengan siswa setiap hari. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pengajar dapat menyampaikan pemahaman mengenai keselamatan sekaligus memberikan contoh perilaku berlalu lintas yang baik,” ujarnya.
Menurut Septian, edukasi keselamatan perlu diberikan sejak usia sekolah agar kepatuhan dan kesadaran berlalu lintas dapat terbentuk secara bertahap. “Materi yang kami sampaikan mencakup tertib berkendara, penggunaan helm SNI, etika berlalu lintas, serta pentingnya menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. Hal-hal sederhana tersebut perlu menjadi kebiasaan dan dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah dan keluarga,” jelasnya.
Septian menambahkan bahwa keberhasilan edukasi keselamatan lalu lintas membutuhkan sinergi antara Jasa Raharja, sekolah, dan pemangku kepentingan terkait. “Kami mengapresiasi dukungan pihak SMPN 2 Mlati dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dalam kegiatan ini. Harapannya, para pengajar dapat menjadi role model keselamatan bagi siswa sehingga pesan-pesan keselamatan tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
