Matahari Lepaskan Flare Kelas X4.2: NASA Ingatkan Potensi Gangguan Sinyal Radio di Bumi

Matahari Lepaskan Flare Kelas X4.2: NASA Ingatkan Potensi Gangguan Sinyal Radio di Bumi

Maryland – Matahari baru saja melepaskan letusan dahsyat yang diklasifikasikan sebagai flare tingkat X4.2 pada awal Februari 2026. Fenomena ini berhasil tertangkap oleh kamera Observatorium Dinamika Matahari milik NASA dan menjadi perhatian serius karena skala intensitasnya yang sangat tinggi. Berdasarkan pantauan NOAA, letusan ini bersumber dari bintik matahari AR4366, sebuah wilayah magnetik yang sangat aktif dan berkembang dengan cepat di permukaan matahari.

Letusan berskala besar ini membawa dampak langsung terhadap kondisi teknologi di Bumi melalui radiasi intens yang membanjiri atmosfer bagian atas. Dampak yang paling terasa adalah munculnya gangguan pada komunikasi radio di beberapa wilayah, seperti Afrika Barat dan Eropa Selatan. Selain mengganggu sinyal komunikasi, fenomena cuaca antariksa seperti ini juga memiliki potensi untuk mengacaukan jaringan listrik, sistem navigasi, serta memberikan risiko radiasi bagi para astronaut dan satelit yang beroperasi di luar angkasa.

Meskipun ledakan ini termasuk dalam kategori yang sangat kuat, para peneliti mencatat bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda semburan plasma besar atau coronal mass ejections setelah ledakan terjadi. Hal ini berarti potensi terjadinya badai geomagnetik besar dan kemunculan aurora tambahan di Bumi menjadi lebih rendah untuk saat ini. Walaupun demikian, NASA dan NOAA tetap terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan bintik matahari tersebut guna mengantisipasi kemungkinan letusan susulan di masa mendatang. Dikutip dari RRI.co.id