Dalam rangka meningkatkan kesiapan dan keselamatan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H), PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Timur bersinergi dalam Rapat Koordinasi bersama Forum Lalu Lintas Kalimantan Timur pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Kantor PT Jasa Raharja Kanwil Kalimantan Timur.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Timur, Renhard Ronald, S.Si.T., M.T. Dalam arahannya, disampaikan pentingnya sinergi lintas sektor guna memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan pergerakan masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran Tahun 2026 (1447 H).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJN) Yudi Hardiana, S.T., M.T., Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Timur (BPBD) Buyung Dodi Gunawan, S.T., S.H., M.M., serta Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja Kanwil Kalimantan Timur, Nurvi Murdiyanto, SE., MM.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para stakeholder pentahelix, antara lain Ditlantas Polda Kaltim, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas PUPR dan PERA Kalimantan Timur, operator angkutan umum, Organda, akademisi, Basarnas, serta BNN.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja Kanwil Kalimantan Timur, Nurvi Murdiyanto, SE., MM., menyampaikan paparan terkait kesiapan Jasa Raharja dalam mendukung Operasi Ketupat dan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 (1447 H).
Ia menegaskan bahwa Jasa Raharja terus memperkuat kolaborasi dengan kepolisian, rumah sakit, dan instansi terkait dalam hal percepatan penjaminan dan penyerahan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, optimalisasi pemanfaatan data kecelakaan serta langkah-langkah preventif melalui forum komunikasi lalu lintas menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka fatalitas selama periode Lebaran 2026 (1447 H).
Dalam Operasi Ketupat 2026, perusahaan mengerahkan 57 petugas Jasa Raharja se-Kalimantan Timur, pengaktifan Tim Reaksi Cepat Jasa Raharja, pemasangan titik imbauan keselamatan lalu lintas, edukasi kampanye masif secara daring, serta pengoperasian Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL).
Sebagai penutup, Kakanwil PT Jasa Raharja Kalimantan Timur, Wanda P. Asmoro melalui Kepala Bagian Operasional, Nurvi Murdiyanto, SE., MM., menyampaikan komitmen penuh untuk mendukung keselamatan Angkutan Lebaran 2026.
“Keselamatan Angkutan Lebaran 2026 merupakan prioritas bersama. Jasa Raharja berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh upaya pengamanan dan pelayanan kepada Masyarakat. Melalui sinergi pentahelix, kami ingin memastikan setiap masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik dapat merasa aman dan terlindungi. Kami juga memastikan proses penyerahan santunan kepada korban kecelakaan berjalan cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran. Ini adalah wujud nyata hadirnya negara dalam memberikan jaminan perlindungan dasar bagi masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026”.
