Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengecam keras aksi serangan yang menyasar target sipil dan objek ekonomi vital di kawasan Timur Tengah. Dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (4/3/2026), HNW juga memperingatkan negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk tetap waspada terhadap skenario adu domba. Ia menilai pola serangan ini berpotensi memperluas skala konflik dan merusak stabilitas kawasan secara lebih luas.
HNW menyoroti sejumlah serangan terhadap fasilitas ekonomi strategis, seperti kilang minyak Ras Tanura milik Aramco di Arab Saudi dan infrastruktur produksi LNG Qatar Energy. Selain sektor ekonomi, serangan juga mulai menyasar objek nonmiliter dan fasilitas publik, termasuk sekolah perempuan di Minab serta rumah sakit Gandhi di Teheran, Iran. Menurutnya, serangan terhadap target sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, Piagam PBB, serta Statuta OKI, dan secara tegas tidak dibenarkan dalam ajaran Islam.
Ia menambahkan bahwa pola penyerangan terhadap warga sipil dan fasilitas publik menyerupai metode yang selama ini dilakukan terhadap bangsa Palestina di Gaza. HNW mendesak OKI untuk bersatu dan tidak terjebak dalam provokasi yang dapat memicu perang berskala besar. Menurutnya, perlindungan terhadap warga sipil dan menjaga aset ekonomi negara-negara Muslim harus menjadi prioritas utama guna menghindari krisis kemanusiaan yang lebih dalam serta kerugian ekonomi global. Dikutip dari Antaranews.com
