BMKG Peringatkan Ancaman Awan Cumulonimbus dan Hujan Lebat bagi Penerbangan

BMKG Peringatkan Ancaman Awan Cumulonimbus dan Hujan Lebat bagi Penerbangan

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bagi sektor transportasi udara agar mewaspadai pertumbuhan awan cumulonimbus yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan. Prakirawan BMKG, Dendi, menjelaskan bahwa meski kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia secara umum didominasi berawan hingga hujan ringan, kemunculan awan jenis ini tetap memerlukan antisipasi ketat dari maskapai maupun penumpang.

Berdasarkan analisis cuaca BMKG, potensi pertumbuhan awan cumulonimbus terpantau menyebar di sejumlah wilayah penting. Di Pulau Sumatra, potensi tersebut meliputi Aceh bagian timur, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Jambi bagian timur, Sumatra Selatan bagian barat, Lampung, Bengkulu, hingga Kepulauan Mentawai bagian barat. Sementara di wilayah luar Sumatra, pertumbuhan awan serupa juga diwaspadai di Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Utara, serta Papua dan Papua Pegunungan.

Selain ancaman awan cumulonimbus bagi penerbangan, BMKG turut memprakirakan adanya potensi hujan ringan di sejumlah kawasan, seperti Jawa bagian barat termasuk Serang dan Bandung, Sumatra bagian utara, hingga Sulawesi bagian barat. Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai potensi penurunan jarak pandang akibat udara kabur di beberapa daerah, serta memantau informasi cuaca terkini dari bandara sebelum melakukan perjalanan udara. Dikutip dari rri.co.id