Jasa Raharja Hadir di Tengah Masyarakat, Dorong Kepatuhan Pajak dan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas

Jasa Raharja Hadir di Tengah Masyarakat, Dorong Kepatuhan Pajak dan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas

Bantul — PT Jasa Raharja bersama pemangku kepentingan terkait terus memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Kesamsatan dan Pendapatan Asli Daerah yang dilaksanakan di Graha Budaya Prokerten, Trimurti, Srandakan, Bantul ,Selasa 22 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Warih Budiyono, S.Sos., MT selaku Kepala KPPD Bantul, Ipda Bekti Riyanto, SH selaku Kanit Regident Polres Bantul, Ratih Prima Marta selaku PJ Samsat Bantul, Novika Putri selaku Plt. Lurah Trimurti, serta para Dukuh dan Pamong. Melalui forum tersebut, masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya tertib administrasi dan pembayaran kewajiban kendaraan bermotor. Peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat diharapkan dapat mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah sekaligus meningkatkan collection rate di wilayah D.I. Yogyakarta.

Selain aspek kesamsatan dan pendapatan daerah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas. Masyarakat diimbau untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Melalui sinergi antara Jasa Raharja, pemerintah daerah, kepolisian, perangkat kelurahan, serta masyarakat, diharapkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor dapat berjalan beriringan dengan budaya tertib berlalu lintas, sehingga potensi kecelakaan dapat ditekan dan perlindungan bagi masyarakat semakin optimal.

Ratih Prima Marta selaku PJ Samsat Bantul menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi Kesamsatan dan Pendapatan Asli Daerah merupakan langkah penting untuk meningkatkan pemahaman serta kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor. “Kami terus mendorong masyarakat agar semakin memahami pentingnya tertib membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ. Kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban tersebut tidak hanya mendukung tertib administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah dan meningkatkan collection rate di wilayah D.I. Yogyakarta,” ujarnya.

Menurut Ratih, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, Jasa Raharja, perangkat wilayah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kesadaran kesamsatan yang berkelanjutan. “Melalui kegiatan sosialisasi seperti ini, kami dapat berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memberikan pemahaman mengenai kewajiban dan manfaat yang berkaitan dengan kendaraan bermotor. Kami berharap informasi yang disampaikan dapat diteruskan oleh para Dukuh dan Pamong kepada masyarakat, sehingga semakin banyak masyarakat yang sadar dan tertib dalam memenuhi kewajibannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ratih menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan kesamsatan perlu berjalan beriringan dengan kesadaran keselamatan berlalu lintas. “Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, mematuhi aturan, dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Kepatuhan dalam membayar kewajiban kendaraan dan kepatuhan berlalu lintas merupakan dua hal yang sama-sama penting. Dengan sinergi dan kesadaran bersama, kita berharap dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat, mendukung Pendapatan Asli Daerah, sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Bantul,” pungkasnya.