Kupang — PT Jasa Raharja melalui Divisi Investasi melaksanakan sosialisasi Program Perencanaan Keuangan Pegawai di Kantor Wilayah Jasa Raharja Nusa Tenggara Timur, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Divisi Investasi Jasa Raharja, Deddy Irawan, S.E., Ak., M.Com, beserta tim, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTT, seluruh kepala unit, dan staf.
Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi serta kesadaran pegawai dalam mengelola keuangan secara terencana, mulai dari memenuhi kebutuhan saat ini hingga mempersiapkan masa depan. Selain membantu menentukan tujuan keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang, program ini juga diharapkan dapat mendukung kesejahteraan finansial, meningkatkan produktivitas, serta membangun budaya perencanaan keuangan di lingkungan perusahaan.
Pelaksanaan program dibagi menjadi tiga fase utama, yaitu Financial Check-Up, perencanaan investasi, dan perencanaan pensiun. Fase pertama membantu pegawai memahami kondisi keuangan melalui pemetaan profil risiko, pengumpulan data keuangan, analisis rasio, serta edukasi dan konseling awal; fase kedua berfokus pada pemilihan instrumen dan strategi investasi, sedangkan fase ketiga mempersiapkan kebutuhan dana pensiun dan strategi pemenuhannya.
Dalam penerapannya, perencanaan keuangan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sesuai tahapan kehidupan. Sasaran jangka pendek mencakup dana darurat, pembelian aset, dan tujuan pribadi; jangka menengah meliputi pengembangan investasi, perlindungan asuransi, serta persiapan kebutuhan keluarga; sementara jangka panjang berfokus pada dana pensiun, kebebasan finansial, dan kesejahteraan keluarga.
Keberhasilan program didukung oleh keterlibatan manajemen, kolaborasi dengan tenaga profesional, edukasi berkelanjutan, implementasi bertahap, serta pemantauan dan evaluasi rutin. Melalui pendekatan tersebut, Jasa Raharja berharap pegawai semakin siap mengelola keuangan secara bijak sehingga kesejahteraan finansial meningkat, produktivitas semakin optimal, dan visi perusahaan dalam mendukung Indonesia Maju dapat terus diwujudkan.
