Perjalanan Kereta Terlambat Total, Ribuan Penumpang Memadati Stasiun Bekasi

Perjalanan Kereta Terlambat Total, Ribuan Penumpang Memadati Stasiun Bekasi

BEKASI – Layanan kereta api (KA) jarak jauh di Stasiun Bekasi mengalami gangguan hebat pasca-kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, penumpukan penumpang terjadi di berbagai area layanan karena banyaknya jadwal keberangkatan yang terlambat hingga dibatalkan. Situasi ini memaksa ribuan calon penumpang mengular di depan loket, baik untuk meminta kejelasan informasi rute perjalanan maupun melakukan proses pengembalian dana (refund) tiket akibat ketidakpastian jadwal.

Kondisi di lapangan menunjukkan antrean panjang di loket pelayanan KA jarak jauh seiring dengan diberlakukannya pengalihan rute dan sistem jalur bergantian. Salah satu penumpang asal Bekasi, Nining, mengungkapkan kekecewaannya setelah rencana perjalanannya menuju Bandung menggunakan KA Parahyangan terpaksa batal. “Saya datang ke stasiun dan ternyata ada pembatalan. Pihak stasiun belum bisa menjanjikan kepastian jadwal karena jalur digunakan bergantian dan kondisi arus sangat padat,” ujarnya. Banyak penumpang akhirnya memilih moda transportasi alternatif seperti bus atau travel untuk mengejar jadwal kegiatan mereka.

PT KAI (Persero) terus berupaya melakukan normalisasi jalur agar operasional kereta api dari dan menuju Stasiun Bekasi kembali stabil. Meskipun proses evakuasi telah dilakukan, imbas kecelakaan tersebut masih menyisakan keterlambatan jadwal yang signifikan pada beberapa rute utama. Pihak stasiun mengimbau para calon penumpang untuk memantau perkembangan informasi secara berkala melalui kanal resmi KAI Access atau mempertimbangkan penyesuaian jadwal perjalanan guna menghindari penumpukan yang lebih parah di peron stasiun. Dikutip dari RRI.co.id