Jayapura – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua terus memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui edukasi keselamatan berkendara. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjadi narasumber dalam kegiatan Safety Riding dan Safety Driving yang digelar oleh Kodam XVII/Cenderawasih Jayapura, bertempat di Aula Tony Rompis Kodam XVII/Cenderawasih.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mencegah dan meminimalisir terjadinya pelanggaran serta insiden kecelakaan lalu lintas yang dapat mengakibatkan kerugian, baik terhadap personel maupun materiel TNI AD. Selain itu, kegiatan bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran seluruh personel TNI AD dalam menerapkan keselamatan berlalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, Pimpinan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua, Herman Haurissa, S.E., M.M., CRMO, hadir sebagai narasumber dan memberikan pemaparan mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas.
Herman menjelaskan bahwa pelaksanaan tugas Jasa Raharja memiliki landasan hukum, antara lain Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964, serta ketentuan terkait lainnya, termasuk regulasi Kementerian Keuangan mengenai besaran santunan dan pelayanan kepada korban kecelakaan.
Selain menjelaskan mengenai tugas dan fungsi Jasa Raharja, Herman juga memaparkan berbagai langkah yang dilakukan Jasa Raharja dalam mendukung upaya preventif keselamatan lalu lintas di Papua. Menurutnya, pencegahan kecelakaan menjadi bagian penting yang harus dilakukan secara bersama-sama karena keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi seluruh pengguna jalan.
“Jasa Raharja tidak hanya hadir ketika terjadi kecelakaan melalui pemberian perlindungan dan pelayanan kepada korban, tetapi juga aktif melakukan berbagai upaya preventif untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan. Edukasi keselamatan seperti ini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas,” ujar Herman.
Ia juga mengingatkan para personel untuk selalu menerapkan prinsip safety riding dan safety driving dalam setiap aktivitas berkendara, mulai dari memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, menggunakan sabuk keselamatan bagi pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat, mematuhi rambu dan marka jalan, hingga menghindari perilaku berkendara yang berisiko.
Menurut Herman, disiplin berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran pribadi. Kepatuhan terhadap aturan tidak semata-mata dilakukan karena adanya pengawasan petugas, tetapi karena adanya pemahaman bahwa setiap tindakan di jalan dapat berdampak terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para personel TNI AD yang hadir mengikuti materi dengan serius serta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan yang disampaikan menunjukkan tingginya perhatian peserta terhadap aspek keselamatan berkendara dan peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan.
Melalui kegiatan ini, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua berharap semakin banyak personel dan masyarakat yang memiliki kesadaran untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Jasa Raharja Papua akan terus memperkuat sinergi bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, serta stakeholder lainnya dalam membangun budaya tertib dan berkeselamatan, sebagai bagian dari upaya bersama menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Papua.
