BENGKULU — PT. Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu bersama sejumlah pemangku kepentingan transportasi melaksanakan kegiatan inspeksi keselamatan lalu lintas angkutan jalan atau Ramp Check dalam rangka Bulan Keselamatan, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Perusahaan Otobus (PO) SAN dan PO Putra Rafflesia, sebagai bagian dari upaya bersama memastikan aspek keselamatan dan kelayakan operasional angkutan umum.
Dalam kegiatan tersebut, PT. Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu dipimpin oleh Kanit Operasional dan Humas, Raden Soeko Agung Prasetya. Turut hadir Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bengkulu AKBP Andhies Fitriya Utomo, S.T., S.I.K., jajaran Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Perhubungan, Ketua Organda Bengkulu Tharmizi, serta sejumlah undangan dan pemangku kepentingan terkait.
Pelaksanaan Ramp Check menjadi salah satu langkah preventif untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi memenuhi aspek keselamatan, baik dari sisi kondisi kendaraan maupun kelengkapan administrasi dan persyaratan operasional. Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah komponen yang berkaitan dengan keselamatan kendaraan, sehingga potensi risiko yang dapat membahayakan pengemudi maupun penumpang dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sejak dini.
Jasa Raharja memandang keselamatan transportasi tidak hanya berkaitan dengan kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan pengemudi sebagai salah satu unsur penting dalam menciptakan perjalanan yang aman. Oleh karena itu, kegiatan inspeksi keselamatan juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap perjalanan.
Di sela kegiatan Ramp Check, Jasa Raharja Bengkulu turut menghadirkan Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) melalui pelayanan cek kesehatan gratis bagi para pengemudi dan penumpang. Pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima sebelum menjalankan tugas dan membawa penumpang.
Pelayanan kesehatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian pengemudi terhadap kondisi kesehatan, mengingat faktor manusia memiliki peran penting dalam keselamatan lalu lintas. Kondisi tubuh yang sehat dan bugar menjadi salah satu modal penting bagi pengemudi dalam menjaga konsentrasi, kewaspadaan, serta kemampuan mengambil keputusan selama berkendara.
Selain pemeriksaan kendaraan dan kesehatan, Jasa Raharja Bengkulu juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan MyJasfren, aplikasi layanan digital Jasa Raharja yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses informasi dan layanan kepada masyarakat.
Melalui MyJasfren, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi dan layanan Jasa Raharja secara lebih mudah, termasuk pengajuan santunan secara online, informasi kondisi lalu lintas, pengecekan SWDKLLJ, informasi jaminan kecelakaan, serta berbagai layanan terkait perlindungan Jasa Raharja.
Kanit Operasional dan Humas PT. Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Raden Soeko Agung Prasetya, menyampaikan bahwa kegiatan Bulan Keselamatan menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran keselamatan secara bersama-sama.
“Keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan RampCheck, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi kepada pengemudi maupun masyarakat, kami ingin memastikan bahwa aspek keselamatan tidak hanya menjadi perhatian ketika terjadi kecelakaan, tetapi menjadi budaya yang diterapkan sejak sebelum perjalanan dimulai,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan tersebut juga merupakan bentuk komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan preventif dan edukatif.
“Selain memastikan aspek keselamatan, kami juga memberikan pelayanan kesehatan gratis serta memperkenalkan MyJasfren sebagai salah satu bentuk transformasi layanan Jasa Raharja. Kami berharap masyarakat dan pengguna jasa transportasi dapat semakin mudah mendapatkan informasi maupun layanan yang dibutuhkan,” lanjutnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Jasa Raharja Bengkulu bersama kepolisian, BPTD, Dinas Perhubungan, Organda, operator angkutan umum, serta pemangku kepentingan lainnya terus mendorong terwujudnya ekosistem transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Momentum Bulan Keselamatan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan semata, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa keselamatan merupakan investasi bersama. Kendaraan yang laik, pengemudi yang sehat dan berkeselamatan, serta masyarakat yang tertib berlalu lintas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan perjalanan yang aman bagi seluruh pengguna jalan.
