Soal Pencarian Lima Jurnalis, Basarnas Pastikan Tetap Berjalan Lewat Operasi Rutin

Soal Pencarian Lima Jurnalis, Basarnas Pastikan Tetap Berjalan Lewat Operasi Rutin

Jakarta — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan bahwa upaya pencarian lima jurnalis dan dua kru kapal yang hilang di perairan Selat Sunda tidak dihentikan, melainkan dialihkan menjadi operasi SAR rutin setelah operasi gabungan dinilai tidak lagi efektif. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan bahwa perubahan pola operasi ini diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama, di mana tanggung jawab pencarian kini dikembalikan kepada masing-masing kantor SAR wilayah kerja terkait untuk tetap berlangsung selama 24 jam penuh.

Sebelumnya, operasi pencarian gabungan di bawah kendali Search Mission Coordinator (SMC) sempat melibatkan Kantor SAR Banten dan SAR Lampung secara terpadu. Meskipun status operasi gabungan telah berakhir menyusul ditemukannya jenazah salah satu kru KM Arupadatu, Surakman (60), di Pulau Enggano, Bengkulu, komitmen pencarian korban tersisa tetap berjalan dengan mengoptimalkan Kantor SAR Bengkulu dan jajaran terkait di lapangan.

Hingga Selasa (29/9/2026), pemantauan intensif terus dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat pesisir pantai serta bersinergi bersama unsur TNI dan Polri guna memperluas jangkauan informasi. Basarnas memastikan seluruh jaringan kantor SAR di wilayah terkait akan terus siaga memantau tanda-tanda keberadaan korban melalui mekanisme operasi rutin yang berjalan secara berkelanjutan. Dikutip dari rri.co.id