TRENGGALEK– Jasa Raharja Cabang Kediri berkomitmen penuh dalam menurunkan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas melalui tindakan preventif yang tepat sasaran. Berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Kepolisian, Jasa Raharja menyelenggarakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas melalui program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Trenggalek pada Selasa, 23 Juni 2026.
Acara ini dihadiri dan melibatkan langsung seluruh Kepala Desa dan Kepala Kelurahan se-Kecamatan Trenggalek sebagai ujung tombak penggerak masyarakat di tingkat desa.Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Lurah, Bapak Iwan Sigit. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan keprihatinan mendalam mengenai kondisi ekosistem jalan raya di wilayahnya.
Berdasarkan data terkini, angka korban kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Trenggalek menempati urutan tertinggi di tingkat Kabupaten Trenggalek sendiri, bahkan menjadi yang tertinggi di seluruh wilayah Keresidenan Kediri.”Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi kita semua. Perlu ada sinergi kuat dari tingkat desa untuk mengubah perilaku berkendara warga demi menyelamatkan lebih banyak nyawa,” ujar Iwan Sigit dalam pembukaannya.
Hadir sebagai narasumber utama, Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, IPDA Miftakhulkhoiri. Beliau menekankan bahwa kesadaran kolektif adalah kunci utama dalam menekan risiko di jalan raya. “Memahami cara saling menjaga keselamatan dan menanamkan tertib berlalu lintas bukan sekadar kepatuhan hukum, melainkan upaya nyata untuk menghindarkan diri dan orang lain dari risiko fatalitas kecelakaan,” tegas IPDA Miftakhulkhoiri.
Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung, Ahmad Arif Budiman, memaparkan data geografi sebaran korban kecelakaan yang cukup memprihatinkan di wilayah kerjanya. Dari total data yang dihimpun, dominasi korban kecelakaan adalah usia pelajar, dan lainnya merupakan usia produktif. Melihat tingginya angka keterlibatan usia muda, Arif memberikan imbauan khusus kepada para orang tua melalui kepala desa yang hadir. “Peran dan kontrol orang tua dalam memberikan izin penggunaan sepeda motor kepada putra-putrinya sangat krusial. Kita harus bersama-sama menjaga adik-adik kita agar terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat mengancam masa depan mereka,” ungkap Arif.
Dari tempat terpisah Kepala Jasa Raharja Cabang Kediri Nur Azis menyampaikan bahwa melalui program Intensifikasi Keselamatan Berbasis Domisili Korban ini, Jasa Raharja berharap para Kepala Desa dan Kepala Kelurahan dapat meneruskan pesan keselamatan ini langsung ke lingkungan RT/RW. Sinergi ini diharapkan mampu membentuk budaya baru masyarakat Trenggalek yang lebih peduli, saling menjaga keselamatan, dan tertib di jalan raya.
