Balikpapan – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan bahwa bangkai kapal KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa telah bergeser sejauh 1,6 mil laut ke arah barat dari titik awal tenggelamnya. Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyatakan bahwa kapal dengan muatan ratusan orang tersebut saat ini berada di dasar laut pada kedalaman sekitar 30 meter dalam kondisi tetap terbalik. Pergeseran posisi atau datum kapal ini memaksa tim SAR gabungan untuk terus memperbarui dan menyesuaikan strategi pencarian korban di lapangan agar area operasi tetap akurat.
Selain memperbarui titik pencarian, Basarnas saat ini tengah mengkaji sejumlah opsi penanganan teknis terhadap bangkai kapal, termasuk kemungkinan menariknya ke perairan yang lebih dangkal atau mengubah posisinya agar bagian dalam kapal dapat diperiksa secara optimal. Namun, segala keputusan masih harus mempertimbangkan tingkat keselamatan personel di lapangan serta masukan dari pihak TNI Angkatan Laut. Operasi evakuasi lanjutan juga dihadapkan pada tantangan kondisi laut yang dinamis, seperti gelombang tinggi dan angin kencang di sekitar lokasi kejadian.
Kecelakaan tragis KM Virgo Transport 8 ini bermula saat kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada 13 September 2026 dengan membawa total 243 orang penumpang dan awak kapal. Hingga saat ini, data pencarian mencatat enam orang ditemukan meninggal dunia, 108 orang selamat, sementara ratusan korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif. Basarnas menegaskan bahwa fokus utama tim SAR gabungan tetap diarahkan pada penemuan dan evakuasi seluruh korban yang belum ditemukan di tengah berbagai tantangan cuaca ekstrem. Dikutip dari Antaranews.com
