Bengkulu Selatan — Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Nabil Pitra Dinata (15), seorang pelajar yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat Sumatera, Desa Pondok Suguh, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, pada Jumat (23/10/2026).
Sebagai wujud kepedulian, empati, dan tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat, PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu menyerahkan santunan meninggal dunia sebesar Rp50.000.000 kepada keluarga ahli waris korban pada Selasa (27/10/2026).
Penyerahan santunan dilaksanakan secara langsung di kediaman keluarga korban, Desa Tanjung Aur I, Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan, oleh Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Ibu Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M., didampingi Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Mochammad Hasan, S.I.K., M.H.
Kehadiran kedua pimpinan tersebut bukan sekadar untuk menyerahkan santunan, melainkan juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit akibat kehilangan orang tercinta. Dalam suasana penuh keharuan, Jasa Raharja dan jajaran kepolisian menyampaikan belasungkawa serta memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan yang merenggut nyawa Nabil terjadi pada Jumat (23/10/2026), sekitar pukul 14.35 WIB, di ruas Jalan Lintas Barat Sumatera Bengkulu–Sumatera Barat, Desa Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor yang dikendarai korban dan sebuah kendaraan roda empat. Akibat kejadian tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu, Ibu Cynthia Eveline Jonathans, S.S., M.M., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum Nabil Pitra Dinata. Kehilangan seorang anak di usia yang masih sangat muda merupakan duka yang tidak mudah bagi keluarga, terlebih ketika begitu banyak harapan dan cita-cita yang belum sempat diwujudkan.
Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja menegaskan bahwa santunan yang diberikan merupakan bentuk kehadiran negara melalui sistem perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dan keluarga yang ditinggalkan.
Santunan sebesar Rp50 juta tersebut diserahkan sebagai pemenuhan hak ahli waris sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Meskipun tidak dapat menggantikan sosok orang tercinta yang telah berpulang, santunan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian negara di tengah suasana duka.
Lebih dari sekadar pemenuhan kewajiban pelayanan, penyerahan santunan secara langsung ini mencerminkan komitmen Jasa Raharja untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas. Pendekatan yang humanis, penuh empati, dan responsif menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga memperhatikan kondisi emosional serta kebutuhan keluarga korban.
Kehadiran Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu dalam kegiatan tersebut turut mencerminkan kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak kecelakaan lalu lintas. Jasa Raharja dan kepolisian memiliki peran yang saling melengkapi, baik dalam penanganan pascakecelakaan, pelayanan kepada korban, maupun upaya pencegahan untuk menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Peristiwa yang menimpa almarhum Nabil juga menjadi pengingat akan pentingnya membangun budaya keselamatan berlalu lintas, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko berkendara. Kepatuhan terhadap aturan, kewaspadaan selama perjalanan, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui momentum ini, PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berlandaskan nilai kemanusiaan. Jasa Raharja juga akan terus mendukung langkah-langkah preventif bersama para pemangku kepentingan dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas di Provinsi Bengkulu.
Di balik setiap santunan yang diserahkan, terdapat keluarga yang sedang berjuang menghadapi kehilangan. Jasa Raharja hadir bukan untuk menggantikan yang telah pergi, melainkan untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan tidak berjalan sendiri dalam menghadapi masa sulit.
Semoga almarhum Nabil Pitra Dinata mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
