Longsor Terjang 12 Desa di Kabupaten Bogor, Puluhan Warga Mengungsi

Longsor Terjang 12 Desa di Kabupaten Bogor, Puluhan Warga Mengungsi

Bogor – Bencana tanah longsor menerjang 12 desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 19 April 2026, menyusul hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Berdasarkan data BNPB, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Cigudeg, Ciampea, Jasinga, Dramaga, Megamendung, Babakan Madang, Ciawi, Cibungbulang, Bojong Gede, hingga Ciomas. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa bencana ini mengakibatkan kerusakan pada 16 unit rumah dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat, serta memaksa puluhan warga untuk segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Dampak kerusakan infrastruktur juga dilaporkan cukup signifikan, di mana lima akses jalan dan satu unit jembatan tertimbun material longsor, sehingga menghambat mobilitas warga di beberapa kecamatan. Saat ini, tim gabungan bersama masyarakat setempat fokus melakukan penanganan darurat dan pembersihan material tanah di titik-titik krusial. Desa Cijayanti dan Desa Cemplang menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, sementara petugas di lapangan terus memantau kondisi stabilitas tanah di sekitar pemukiman warga guna mengantisipasi adanya longsor susulan.

Menanggapi peringatan BMKG terkait potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi. Warga yang tinggal di wilayah rawan longsor, terutama di area lereng dan tebing, diminta untuk rutin memantau kondisi lingkungan sekitar dan segera mengevakuasi diri jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah. Selain itu, penguatan struktur bangunan dan pembersihan saluran air secara berkala menjadi langkah antisipasi penting untuk meminimalisir dampak luapan air serta risiko kerusakan lebih lanjut. Dikutip dari RRI.co.id