Kabupaten Tangerang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menghentikan operasi empat helikopter water bombing atau pengeboman air setelah kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, berhasil dikendalikan. Kepala Bidang Pengendalian Taktis dan Evaluasi Operasi BNPB, Riswandi, mengatakan hasil pemantauan menggunakan drone thermal menunjukkan tidak lagi ditemukan titik api maupun hotspot di lokasi kebakaran, sehingga operasi pemadaman melalui udara dihentikan mulai Sabtu.
Meski api telah padam, BNPB masih melanjutkan penanganan di lapangan dengan fokus pada proses pembasahan dan pendinginan tumpukan sampah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi sampah tetap lembap dan mencegah munculnya kembali titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Upaya tersebut menjadi bagian dari mitigasi pascakebakaran agar kondisi TPA tetap aman dan terkendali.
Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Kementerian Kehutanan, Suharyono, menilai keberhasilan pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lintas kementerian, serta seluruh unsur yang terlibat. Ia mengungkapkan personel Manggala Agni telah bertugas selama delapan hari dan seluruh hotspot dinyatakan bersih, sehingga kebakaran di TPA Jatiwaringin dipastikan telah selesai ditangani. Dikutip dari Antaranews.com
