Gianyar – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta mewujudkan tertib administrasi kendaraan bermotor, Tim Pembina Samsat Gianyar kembali menggelar Razia Gabungan Samsat Gianyar pada Kamis (16/7) di Jaba Pura Puseh Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Samsat Gianyar, Yudha Pradista, S.E., Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Samsat Pembantu Ubud, I Gusti Agung Gede Gergita Sastra, S.E., serta Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Samsat Drive Thru Gianyar, Muhammad Ghiffari Eka Wiguna, bersama unsur Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Dinas Perhubungan sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat.
Razia dilaksanakan dengan sasaran kendaraan bermotor yang belum memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta kendaraan yang tidak melengkapi dokumen persyaratan berkendara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor secara tepat waktu sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi sekaligus kontribusi dalam mendukung keselamatan berlalu lintas. Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran, petugas juga memberikan informasi mengenai berbagai layanan Samsat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan.
Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa razia gabungan tidak hanya berfungsi sebagai upaya penegakan hukum, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.
“Kegiatan razia gabungan merupakan bentuk sinergi nyata Tim Pembina Samsat dalam mendorong meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan SWDKLLJ. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya tertib administrasi kendaraan sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan keselamatan berlalu lintas sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan publik,” ujar Abdillah, S.Sos., M.Si.
