Harga Minyak Dunia Melonjak, Saham Komoditas Dorong IHSG Menguat 1,5 Persen

Harga Minyak Dunia Melonjak, Saham Komoditas Dorong IHSG Menguat 1,5 Persen

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melonjak 1,51 persen atau naik 95,67 poin ke level 6.430,15 pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (23/7). Penguatan IHSG ini terutama disokong oleh melesatnya saham-saham di sektor komoditas dan konglomerasi. Sejalan dengan IHSG, indeks saham unggulan LQ45 turut terkerek naik 0,98 persen ke posisi 638,75. Aktivitas pasar terbilang sangat dinamis dengan mencatatkan total transaksi mencapai Rp11,86 triliun.

Pemicu utama laju positif IHSG hari ini berasal dari lonjakan harga minyak mentah dan emas di pasar global imbas kembali memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa memanasnya situasi—salah satunya akibat serangan terhadap kapal tanker di Laut Merah—meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan energi. Kondisi tersebut melambungkan harga minyak WTI ke 88,02 dolar AS per barel dan Brent ke 95,96 dolar AS per barel, yang langsung mendorong kenaikan signifikan pada sektor energi (IDXEnergy) sebesar 4,32 persen serta sektor barang baku (IDXBasic) sebesar 2,71 persen.

Sentimen positif dari naiknya harga komoditas global ini juga berhembus searah dengan penguatan mayoritas bursa saham di kawasan Asia. Menanggapi tren hijau ini, IHSG diproyeksikan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatannya dan berpeluang menguji rentang level resistance 6.447 hingga 6.476 pada penutupan perdagangan hari ini. Dikutip dari Antaranews.com