Jakarta – DPLK Syariah Muamalat mencatatkan sejarah baru dengan menjadi investor institusi pertama yang masuk ke instrumen exchange-traded fund (ETF) emas, yakni Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD). Langkah strategis yang resmi dilakukan melalui PT Indo Premier Investment Management ini bertujuan untuk memperkuat diversifikasi portofolio investasi tahun 2026. Executive Director DPLK Syariah Muamalat, Aznovri Kurniawan, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan komitmen perseroan dalam menyediakan instrumen investasi yang aman, transparan, dan sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariat Islam.
Masuknya instrumen ETF emas ke dalam Paket C DPLK Syariah Muamalat diharapkan mampu memberikan alternatif diversifikasi dengan potensi imbal hasil yang lebih optimal bagi peserta. Pilihan investasi emas ini hadir menjawab aspirasi peserta yang menginginkan aset aman dengan manajemen risiko yang terukur. Terbukti dengan kinerja positif perseroan, Paket C sendiri saat ini mencatatkan imbal hasil tahunan mencapai 16,77 persen, mengungguli performa instrumen pasar uang dan pendapatan tetap syariah lainnya yang juga dikelola oleh DPLK Syariah Muamalat.
Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana pensiun di DPLK Syariah Muamalat terus meningkat, dengan total aset yang kini menembus Rp2 triliun atau naik 12 persen secara year-on-year. Hingga Juli 2026, perseroan telah menjalin kerja sama dengan 971 perusahaan dan melayani lebih dari 125 ribu peserta individu di seluruh Indonesia. Direktur Bank Muamalat Indonesia, Ricky Rikardo Mulyadi, menegaskan bahwa kemudahan akses layanan melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN dan situs resmi dplksyariahmuamalat.co.id menjadi kunci utama dalam mewujudkan masa pensiun yang lebih sejahtera dan berkah bagi nasabah. Dikutip dari Antaranews.com
