SUKOHARJO — PT Jasa Raharja melalui Revenue Commander (RC) Samsat Sukoharjo melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di BUMDes Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan penerimaan PKB sekaligus memperkuat peran BUMDes sebagai mitra pelayanan Samsat di tingkat kewilayahan.
Dalam kegiatan tersebut, RC Samsat Sukoharjo, Mohamad Wahyuanto, melakukan monitoring terhadap perkembangan transaksi pembayaran PKB yang telah dilayani melalui BUMDes Kenokorejo. Evaluasi dilakukan untuk melihat efektivitas pelayanan sekaligus mengidentifikasi potensi yang masih dapat dikembangkan agar masyarakat memperoleh akses pembayaran pajak kendaraan yang lebih mudah, dekat, dan praktis.
Selain mengevaluasi transaksi, pembahasan juga mencakup tindak lanjut terhadap data tunggakan kendaraan bermotor yang sebelumnya telah dipetakan di wilayah Desa Kenokorejo. Data tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga lingkungan RT, sehingga informasi mengenai wajib pajak yang masih memiliki tunggakan dapat disampaikan secara lebih terarah.
Pemetaan berdasarkan wilayah tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk mendukung pendekatan kepada masyarakat. BUMDes bersama pemerintah desa diharapkan dapat berperan dalam menyampaikan informasi serta mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban pembayaran PKB secara tertib dan tepat waktu.
Bagi Jasa Raharja, peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban terkait kendaraan bermotor juga memiliki keterkaitan dengan keberlanjutan perlindungan dasar bagi masyarakat. Salah satu sumber dana yang mendukung pemberian santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan yang memenuhi ketentuan berasal dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
RC Samsat Sukoharjo, Mohamad Wahyuanto, menegaskan bahwa sinergi antara Samsat, pemerintah desa, dan BUMDes menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan potensi penerimaan PKB sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, keberadaan BUMDes diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi pembayaran PKB, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menyampaikan informasi dan membantu menindaklanjuti potensi tunggakan di wilayah masing-masing.
Melalui monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, BUMDes Kenokorejo diharapkan semakin optimal dalam mendukung pelayanan Samsat berbasis kewilayahan. Tindak lanjut terhadap data tunggakan secara terarah juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak, meningkatkan transaksi pembayaran PKB melalui BUMDes, serta secara bertahap mengurangi jumlah kendaraan yang masih memiliki tunggakan di wilayah Desa Kenokorejo.
