JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima orang saksi untuk mendalami penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) tahun anggaran 2021–2023. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat. Saksi yang dipanggil mencakup jajaran manajemen keuangan dari sejumlah agensi periklanan mitra hingga mantan Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank BJB periode 2018–2020.
Pemeriksaan saksi-saksi ini dilakukan guna memperkuat bukti penanganan kasus yang diperkirakan telah merugikan keuangan negara hingga Rp223,6 miliar. Lembaga antirasuah sebelumnya telah menetapkan lima orang tersangka yang melibatkan mantan pejabat tinggi Bank BJB serta pihak swasta dari agensi periklanan. Sebagian besar tersangka telah menjalani penahanan, sementara proses penyidikan terus bergulir untuk menuntaskan skema korupsi dalam pengadaan jasa periklanan tersebut.
Langkah tegas KPK dalam mengusut tuntas aliran dana dan modus korupsi pengadaan iklan Bank BJB ini diharapkan dapat mengembalikan kerugian negara secara optimal. Penyidik terus mendalami keterangan dari para saksi guna menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke persidangan. Penanganan kasus ini menjadi perhatian publik mengingat besarnya nilai potensi kerugian negara yang ditimbulkan. Dikutip dari Antaranews.com
