Pemkab Taput Perbaiki Pola Distribusi Bantuan Melalui Jalur Udara

Pemkab Taput Perbaiki Pola Distribusi Bantuan Melalui Jalur Udara

Tapanuli Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara memperbaiki pola distribusi bantuan kemanusiaan melalui udara setelah beredarnya video beras berserakan akibat dijatuhkan dari helikopter. Wakil Bupati Taput, Deni Lumbantoruan, menjelaskan bahwa paket bantuan kini dikemas dua lapis menggunakan plastik tebal dan karung goni agar tidak pecah saat dijatuhkan di wilayah yang sulit dijangkau. Ia menyebut medan yang sempit serta banyaknya bangunan beratap seng membuat helikopter sulit menemukan area pendaratan aman.

Perbaikan pola ini dilakukan setelah evaluasi bersama BNPB dan Basarnas yang menilai proses awal distribusi belum ideal karena kondisi geografi sangat ekstrem. Meski begitu, pengiriman via udara tetap menjadi opsi utama karena jalur darat belum sepenuhnya pulih. Banyak titik longsor masih menutup akses menuju desa-desa terdampak sehingga kendaraan tidak dapat digunakan untuk menyalurkan bantuan.

Untuk meminimalkan risiko tercecernya paket, seluruh bantuan kini diberi penanda khusus agar mudah ditemukan dan dikumpulkan petugas setiba di lokasi. Pemkab menyatakan bahwa kejadian sebelumnya hanya menimpa sebagian kecil bantuan, namun perbaikan tetap dilakukan agar insiden serupa tidak terulang.

Medan curam dan terbatasnya lahan terbuka membuat tim harus terus menyesuaikan teknik pelepasan paket. Pemerintah menegaskan bahwa evaluasi distribusi dilakukan setiap hari guna memastikan bantuan tiba tepat sasaran dan tidak terbuang, sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan warga terdampak bencana. Dikutip dari RRI.co.id