Khofifah Imbau Kabupaten dan Kota di Jatim Tak Gelar Pesta Kembang Api

Khofifah Imbau Kabupaten dan Kota di Jatim Tak Gelar Pesta Kembang Api

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya untuk tidak menyelenggarakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Sebagai gantinya, ia mengajak masyarakat untuk mengisi momen tersebut dengan kegiatan doa bersama sebagai wujud keprihatinan dan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah bencana alam di berbagai daerah seperti Aceh dan Sumatra.

Khofifah menjelaskan bahwa doa bersama merupakan simbol kebersamaan nasional untuk memperkuat solidaritas dan spiritualitas dalam menghadapi tantangan bangsa. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, imbauan ini juga bertujuan untuk menjaga keselamatan masyarakat mengingat adanya potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur menurut prediksi BMKG yang menyebutkan puncak hujan akan terjadi pada periode Januari 2026.

Melalui ajakan ini, pemerintah provinsi berharap seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah dapat bersinergi menyambut tahun baru dengan kesederhanaan. Fokus utama adalah mengedepankan nilai kemanusiaan dan memohon perlindungan bagi bangsa agar senantiasa dijauhkan dari bencana dan diberi kekuatan untuk bangkit bersama. Dikutip dari Antaranews.com