Banten – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Maung 2026 bertempat di Aula Gawe Baluwarti Polda Banten pada tanggal 25 Februari 2026.
Rakor dipimpin oleh Kapolda Banten dan dihadiri oleh jajaran Polda Banten, Polda Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Dinas Perhubungan, BPTD Tk. II, Dinas PUPR, Jasa Raharja, ASDP, Pelindo, BBJ, TNI, BMKG, Astra Tol, serta stakeholder terkait lainnya.
Rapat membahas secara komprehensif langkah-langkah strategis dalam persiapan Pengamanan (PAM) Lebaran Tahun 2026, dengan fokus utama memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4), serta menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan arus balik.
Dalam rakor tersebut disampaikan bahwa telah disiapkan Posko PAM, Pos Pelayanan Terpadu, serta fasilitas pendukung lainnya di titik-titik strategis wilayah Banten. Selain itu, rekayasa lalu lintas dan manajemen distribusi arus kendaraan juga menjadi perhatian utama guna mencegah penumpukan, khususnya di akses menuju pelabuhan dan ruas tol.
Melalui forum ini, masing-masing stakeholder menyampaikan peran dan rencana tindak lanjut sesuai dengan kewenangannya, sehingga penanganan permasalahan dapat dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi, baik dari sisi teknis infrastruktur, manajemen lalu lintas, maupun aspek keselamatan pengguna jalan.
Dukungan infrastruktur yang memadai turut menjadi pembahasan penting, mengingat masih terdapat sejumlah ruas jalan yang berlubang dan bergelombang. Instansi terkait berkomitmen untuk mempercepat perbaikan guna meminimalisir potensi kecelakaan. Pelayanan kesehatan juga dipastikan siaga di posko-posko PAM, termasuk kesiapan tenaga medis dan fasilitas rujukan. Faktor cuaca juga menjadi perhatian, dengan BMKG memberikan imbauan agar masyarakat selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan, guna menghindari risiko perjalanan saat kondisi ekstrem.
Pada kesempatan tersebut, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Arny Irawati Tenriajeng, menyampaikan “Jasa Raharja memandang rakor lintas sektoral ini sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan kecelakaan. Sebagai BUMN yang menjalankan amanah perlindungan dasar korban kecelakaan lalu lintas, kami tidak hanya hadir pada aspek penyerahan santunan, tetapi juga aktif dalam langkah preventif. Melalui partisipasi dalam ramp check, operasi gabungan, pelayanan kesehatan melalui MUKL, serta edukasi keselamatan kepada masyarakat, kami berkomitmen untuk turut menekan angka kecelakaan selama periode Lebaran 2026. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan dukungan infrastruktur yang baik, pengawasan yang optimal, serta peningkatan kesadaran masyarakat, kami optimistis arus mudik dan balik di wilayah Banten dapat berjalan aman, tertib, dan lancer.” ujar Arny.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, seluruh stakeholder berkomitmen untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masing-masing dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Banten.
