Aktivitas Pelabuhan Merak Normal Pascaerupsi Anak Krakatau, Tren Penumpang Menurun

Aktivitas Pelabuhan Merak Normal Pascaerupsi Anak Krakatau, Tren Penumpang Menurun

JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan operasional penyeberangan kapal di Pelabuhan Merak, Banten, tetap berjalan normal usai erupsi Gunung Anak Krakatau. Meskipun sebaran abu vulkanik terpantau di sekitar kawasan penyeberangan, kondisi di lapangan dilaporkan masih aman dan terkendali tanpa kendala operasional yang signifikan. Pemerintah terus memantau pergerakan erupsi secara berkala guna memastikan keselamatan seluruh armada kapal serta calon penumpang di lintasan Merak-Bakauheni.

Meski jalur pelayaran beroperasi tanpa gangguan, Menhub mengungkapkan terjadi penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan di Pelabuhan Merak. Pemerintah sebelumnya memprediksi akan ada lonjakan pengguna jasa kapal akibat penutupan sementara sejumlah bandara terdampak abu vulkanik. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih untuk menunda atau membatalkan perjalanan mereka ketimbang beralih ke jalur laut.

Akibat tren penurunan volume pengguna jasa penyeberangan tersebut, Kementerian Perhubungan memutuskan untuk belum menambah armada kapal di lintasan Merak-Bakauheni. Kapasitas kapal yang beroperasi saat ini dinilai masih sangat memadai untuk melayani mobilitas masyarakat. Pemerintah berjanji akan terus menyiagakan langkah antisipasi dan koordinasi lintas instansi agar layanan transportasi publik di wilayah terdampak abu vulkanik tetap berjalan aman dan responsif. Dikutip dari RRI.co.id