Jakarta – Bek Timnas Indonesia U-19, Matthew Baker, mengaku terkesan setelah kembali membela Garuda Muda pada ajang Piala AFF U-19 atau ASEAN Boys Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang. Pemain berusia 17 tahun tersebut menyebut bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi pengalaman yang sangat berharga. Timnas Indonesia U-19 sendiri berhasil menutup turnamen dengan meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Kamboja 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga.
Matthew Baker tampil dalam dua pertandingan krusial, yakni semifinal melawan Australia yang berakhir dengan kekalahan 0-1 serta laga perebutan posisi ketiga menghadapi Kamboja. Sebelumnya, pemain muda berbakat itu sempat absen di beberapa laga fase grup karena mendapat panggilan ke Timnas Indonesia senior untuk menjalani agenda FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik di Jakarta. Bersama tim senior, Baker turut mencatat sejarah dengan membantu Indonesia meraih kemenangan atas Oman setelah penantian panjang selama 38 tahun.
Bagi Matthew Baker, tampil di Sumatera Utara memiliki arti yang sangat spesial karena memiliki ikatan keluarga dengan daerah tersebut. Pemain berdarah Australia-Indonesia itu memiliki ibu keturunan Batak bermarga Sitorus, sehingga atmosfer pertandingan di Sumatera memberikan kedekatan emosional tersendiri. Setelah sebelumnya tampil pada Piala Kemerdekaan 2025 bersama Timnas Indonesia U-17, Baker kembali merasakan dukungan hangat masyarakat Sumatera Utara dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para suporter yang telah memberikan dukungan penuh selama turnamen berlangsung. Dikutip dari Antaranews.com
